Tips Cara Mendidik Melatih Anak Rajin Sholat

By Tino Berita  |  16.36 No comments

Kiat cara dan tips bagaimana melatih mendidik memotivasi anak-anak untuk gemar dan rajin melaksanakan sholat 5 waktu perlu untuk diketahui dan juga dipahami oleh kita para orang tua.

Tips agar anak rajin shalat 5 waktu pada dasarnya adalah bahwa kita sebagai orang tua perlu terlebih dahulu memahami akan kewajiban sholat 5 waktu itu sendiri. Orang tua telah melaksanakan dengan baik dan memberikan contoh dan keteladanan yang baik dalam keluarga terkait pelaksanaan sholat wajib itu sendiri.

Tips Cara Mendidik Melatih Anak Rajin Sholat

Sholat adalah ibadah yang harus kita kerjakan dalam kondisi apapun, kecuali karena ada alasan yang syar’i, jadi walaupun sakit, dalam perjalanan bahkan dalam kondisi perang pun harus kita laksanakan.

Berikut keutamaan sholat dan kewajiban menjalankan sholat 5 waktu dan alasan penyebab sholat itu wajib antara lain :
  1. Shalat adalah kewajiban paling utama setelah dua kalimat syahadat dan merupakan salah satu rukun islam. Dan inilah bagian dari kedudukan sholat dalam Islam.
  2. Shalat merupakan pembeda antara muslim dan kafir.
  3. Shalat adalah tiang agama dan agama seseorang tidak tegak kecuali dengan menegakkan shalat.
  4. Amalan yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat.
  5. Sholat dapat mencegah seseorang dari perbuatan keji dan munkar.
Dan pemahaman tentang hal tersebut harus ditanamkan semenjak dini sejak anak masih kecil dan tentunya diberikan sesuai dengan pemahaman anak-anak dalam usianya mereka.

Baca informasi berikut ini : Tips Cara Memberikan Contoh Keteladanan Pendidikan Agama Pada Anak.

Berikut ini beberapa tips agar anak bisa untuk rajin shalat lima waktu, diantaranya yaitu :

Ingatkan Kepada Anak Akan Tujuan Sholat

Ajak anak membuka Al-Qur’an Surat Thaha (20) ayat 14 yang artinya :
"Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada Tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku, dan dirikanlah shalat, untuk mengingat Aku.”

Setelah salam dan berdoa, cobalah tanyakan pada anak, apakah selama sholat tadi dia ingat kepada Allah? Jika anak menjawab belum, maka berbincanglah dari hati ke hati mengapa dia belum bisa mengingat Allah selama sholat.

Bantu anak melakukan refleksi atas sholatnya, lalu lakukan evaluasi dengan memancing ide anak kira-kira apa yang bisa ia lakukan agar sholat berikutnya lebih bisa mengingat Allah. Tantang dia agar berkomitmen melakukan idenya sendiri.

Lakukan terus perbincangan ini dari hati ke hati, minimal sekali dalam sehari. Jika belum juga terlihat hasilnya, bersabarlah tanpa berhenti berusaha.
"Dan perintahkanlah keluargamu untuk shalat dan bersabarlah kamu dalam melakukannya." (QS Thaha (20) : 132)

Contoh Bukti Nyata Keteladanan Orang Tua Dalam Menjalankan Kewajiban Sholat 5 Waktu

Memberikan contoh yang baik kepada anak-anak kita selain dengan memberikan ilmu pengetahuan agama tentang kewajiban sholat harus dibuktikan dengan keteladanan serta bukti nyata orang tua juga menjalankan sholat 5 waktu tersebut dengan baik.

Seorang ayah menjalankan shalat 5 waktu di masjid dan ibunya juga senantiasa menjalankan sholat setelah adzan berkumandang dan dilakukan di rumah. Dalam keseharian maka sang anak bisa melihat dan menyaksikan kedua orang tuanya dengan teratur, rutin menjalankan sholat maka akan memberikan kesan dan contoh yang baik kepada anak.

Minta Anak Selalu Sholat Di Sebelah Orang Tua

Anak perlu role-model, bahkan dalam urusan sholat. Sangat jarang ada anak yang bisa langsung tertib sholatnya. Semua perlu waktu dan usaha. Rasulullah menyuruh kita mulai mengajarkan dan membiasakan anak sholat di umur 7 tahun, bahkan boleh memukulnya jika sampai usia 10 tahun belum bisa sholat dengan tertib.

Ada rentang waktu 3 tahun di sana, kurang lebih 5475 kali sholat fardhu. Alangkah baiknya jika 5475 kali sholat itu, anak melakukannya dalam pengawasan kita atau orang yang kita percaya. Anak bisa langsung melihat cara kita sholat, untuk kemudian menirunya. Jika ada yang salah dengan sholatnya pun, kita bisa langsung menegurnya seusai sholat.

Ajarkan Anak Doa Agar Istiqomah Dalam Sholat

Bersamaan dengan usaha kita memotivasi anak, jangan lupa mengajarinya doa Nabi Ibrahim a.s yang sudah terkenal mustajab.

“Rabbiij'alnii muqiimash-shalaati wamin dzurrii-yatii, rabbanaa wataqabbal du'aa, Ya Tuhanku, jadikanlah aku orang yang selalu mendirikan shalat, demikian juga anak keturunanku. Ya Tuhanku, perkenankan do'aku." – (QS. Ibrahim (14) : 40)

Mintalah anak untuk membaca doa ini setiap selesai sholat. Tentu kita sendiri pun harus juga sering-sering membacanya. Wamin dzurrii-yatii, dan demikian pula anak keturunanku.

Pembiasaan / Pengkondisian

Ada pepatah mengatakan ala bisa karena biasa. Insya Alloh ketika keteladanan dan nasehat sudah kita lakukan jangan lupa pembiasaan agar semua kebaikan dan sifat-sifat terpuji yang sudah kita tanamkan, khususnya sholat ini menjadi kewajiban rutin bahkan kebutuhan yang harus dipenuhi.

Caranya bisa dengan bersegera mengambil air wudhu ketika adzan terdengar, hentikan semua aktivitas dan kerjaan, matikan televisi, terus sholatnya selalu berjama’ah, yang laki-laki sholat berjama’ah di masjid. Yang wanita sholat berjama’ah bersama kita para ibu di rumah.

Dan jika semua hal baik yang sudah kita tanamkan lalu kita laksanakan secara kontinyu maka lama-lama akan menjadi suatu pembiasaan / pengkondisian yang baik yang islami sesuai syariat.

Author: Tino Berita

Hanya seorang blogger yang ingin berbagi informasi dan pengetahuan dan semoga bisa memberikan manfaat kepada kita semuanya

0 komentar:

Recent Articles

© 2014 ~ 2016 Tino Berita ~ WP Themonic ~ Template by Bloggertheme9 Powered by Blogger ~ News Farras ~ Sehat Kita Semua
TOP